Hari ini kita semua bergembira menyambut hari raya idul fitri. Dimana hari tersebut adalah hari kemenangan bagi kita, karena kita telah melewati pelatihan yang sangat berat di bulan sebelumnya. Dibulan ramadhon yang telah kita lalui, kita di berikan kewajiban berupa keharusan menjalankan puasa oleh Allah swt yang sebenarnya sangat berarti bagi kita terutama bagi jiwa dan hati kita. Sebulan penuh kita berusaha menjalankan ujian tersebut dengan berbagai macam godaan yang menyertainya. Sebulan penuh kita dituntut untuk menahan haus dan lapar. Sebulan penuh kita dituntut oleh Allah untuk meghindari berbagai macam perbuatan yang tidak terpuji. Sebulan penuh kita dianjurkan untuk berbuat kebajikan sebanyak-banyaknya. Sebulan penuh puasa yang telah kita lalui itu sesungguhnya adalah pelatihan bagi diri, jiwa dan hati kita. Guna mempersiapkan diri tuk mengahadapi bulan-bulan berikutnya.
Maka sungguh sangat beruntung orang yang telah memanfaatkan dengan sebaik-baiknya bulan ramadhan lalu. Dan sebaliknya sunguh amat merugi orang-orang yang melalaikan bulan itu hanya karena nafsu dunia.
Sungguh sangat beruntung orang-orang yang menjaga mulutnya ketika berpuasa, sungguh sangat beruntung orang-orang yang menjaga syahwatnya ketika berpuasa. Sungguh sangat beruntung orang-orang yang menjaga matanya ketika berpuasa. Sungguh sangat beruntung orang-orang yang menjaga tangan, kaki dan seluruh anggota tubuhnya ketika berpuasa. Dan sungguh amat beruntung orang yang menjaga hatinya ketika berpuasa. Namun ada orang yang amat sangat-sangat dan paling beruntung dari orang-orang tadi, yaitu dialah manusia yang membiasakan dirinya berbuat hal-hal baik yang telah ia lakukan dibulan ramadhon. Merutinkan apa yang telah ia lakukan di bulan ramadhan lalu pada bulan berikutnya. Misalkan, ketika ia berhasil mengkhatamkan al Qur’an satu kali dibulan ramadhan maka bukan hanya di bulan ramadhan ia berhasil melakukannya namun berhasil juga di bulan-bulan berikutnya, atau paling tidak ia membiasakan diri untuk membaca al Qur’an dibulan berikutnya. ketika ia rajin melakukan sholat berjama’ah di bulan ramadhon, maka ia pun membiasakan dirinya berjama’ah di bulan-bulan selanjutnya Dan sesungguhnya itulah orang yang berhasil menjalankan puasanya.
Orang yang berhasil menjalankan puasanya sesungguhnya adalah orang-orang yang semakin hari semakin cinta kepada Allah swt, semakin hari semakin rindu kepada Allah swt. Semakin hari, semakin baik akhlaknya, semakin hari semakin suci hatinya, semakin hari semakin indah perangainya. Semakin hari semakin baik dan sopan ucapannya. Jika dia orang tua maka dia akan lebih menghargai yang muda. Dan jika dia seorang pemuda maka ia akan lebih memperhatikan yang tua. Dan saling menyayangi sesama manusia terlebih lagi saudara seAgama.
Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwanya, (as-syams 9)
Dan sebaliknya. Orang-orang yang tidak berhasil bahkan merugi adalah orang-orang yang semakin hari semakin hitam dan kotor hatinya. Semakin hari semakin buruk perangainya, semakin hari semakin jelek tabiatnya, semakin hari semakin tidak bermoral ucapan dan perbuatannya. Jika ia orang tua maka ia semakin tidak mempedulikan yang muda, jika ia orang yang lebih muda ia semakin tidak mengindahkan yang tua tanpa didasari alasan kuat yang menyertainya.
Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotori jiwanya. (as-syams10)
Perjuangan kita belum selesai sampai idul fitri ini, masih banyak cobaan yang kan mengahadang kita. Sebagaimana diriwayatkan oleh wahab bin munabbih. Rasulullah saw bersabda:
Artinya: “sesungguhnya iblis-laknat Allah atasnya- berteriak pada setiap hari raya, lalu berkumpullah mereka. Dan mereka berkata kepada pimpinan mereka. Wahai tuan kami siapa gerangan yang membuat tuan murka, pasti kami kan menghancurkannya. Kemudian dijawab oleh pimpinannya: bukan siapa-siapa, namun Allah telah memberi ampun kepada umat manusia pada hari ini. Maka hendaklah kalian sibukkan mereka dengan kenikmatan-kenikmatan, syahwat, larangan-larangan Tuhan, dan miniman keras sehingga Allah murka kepada mereka.”
Mudah-mudahan kita tergolong orang-orang yang sukses menjalankan puasa hingga dapat menghadapi ujian selanjutnya. Amin ya mujiibassaailiin.
Senin, 08 Oktober 2007
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar